Mesjid

(Jami | Masjid) Masjid kota utama atau masjid pusat dalam mimpi melambangkan raja, gubernur, atau penguasa negara Muslim, karena dia menjaga penegakan hukum ketuhanan serta dia adalah simbol Islam dan hakim yang menentukan antara yang sah dan yang haram. Mencium apel di dalam masjid berarti menikah. Masjid dalam mimpi ibarat pasar sentral yang diinginkan orang setiap hari dan berusaha mencari untung di dalamnya. Itu adalah tempat di mana orang akan mendapatkan keuntungan sesuai dengan perbuatan dan usaha mereka. Masjid dalam mimpi juga mewakili orang yang harus ditaati, dihormati dan dihormati seperti ayah, guru, syekh atau orang yang berilmu. Ini juga menegaskan keadilan jika seseorang yang memasuki masjid dalam mimpinya diperlakukan tidak adil. Masjid kota utama dalam mimpi melambangkan wahyu Alquran, lautan pengetahuan, tempat pemurnian dan pembasuhan dosa seseorang, kuburan tempat munculnya sikap tunduk dan kontemplasi, pembasuhan dan penyelubungan orang mati, pengobatan, keheningan, fokus niat seseorang dan menghadap kiblat di Ka’bah di Mekah. Melihat masjid kota utama dalam mimpi juga berarti mengenali sesuatu yang baik dan menindaklanjutinya. Itu juga bisa diartikan sebagai tempat berlindung dari musuh, dan tempat perlindungan dan tempat berlindung orang percaya dari rasa takut, dan rumah kedamaian. Langit-langit masjid melambangkan rombongan raja yang akrab dan waspada. Peregangannya mewakili para pembesar. Lampu gantungnya melambangkan kekayaan dan ornamennya. Sajadahnya mewakili keadilan raja dan penasihatnya yang berpengetahuan luas. Pintunya mewakili penjaga. Menaranya mewakili wakil bupati raja, juru bicara resmi istana atau penyiarnya. Jika masjid utama dalam mimpi diartikan melambangkan penguasa negeri, maka tiangnya melambangkan elemen waktu. Cahayanya melambangkan pengiring bangsawan dan orang bijak di zamannya. Langit-langit melambangkan ilmu yang terkandung dalam buku-buku yang melindungi keadilan dan referensi-referensinya. The menara kemudian akan mewakili menteri utamanya atau penasihat. Mimbar melambangkan hambanya. Ceruk doa mewakili istrinya, atau mungkin mewakili penghasilan yang sah, atau istri yang saleh dan suci. Jika seseorang melihat masjid terbakar dalam mimpi, itu berarti kematian, kerugian, dan perubahan politik di negara tersebut. Masjid utama kota juga mewakili orang-orang saleh yang tinggal di dalamnya, orang-orang berilmu, orang bijak, pengabdian, atau pertapaan. Ceruknya mewakili pemimpin rakyat (Imam). Pemanggil untuk sholat (Muazin) mewakili hakim atau seorang gnostik dari kota atau negara yang memanggil orang-orang ke jalan yang benar dan yang panggilannya didengar oleh orang beriman. Pintu masjid dalam mimpi melambangkan wali dan penjaga yang melindungi orang dari serangan luar. Jika seseorang melihatnya dalam mimpi, atau dalam kondisi apapun elemen-elemen ini berada, mereka mewakili kondisi masyarakat saat ini, dan inilah yang diwakili oleh masjid pusat dalam mimpi seseorang. Jika seseorang melihat rumput tumbuh di dalam masjid dalam mimpi, maka itu berarti pernikahan. (Lihat juga Imam | Ka’bah | Masjid | Minaret | Minbar | Muazin)